Bengkulu Selatan, Rabu 17 Juni 2026 Satu unit rumah milik warga Desa Limus, Kecamatan Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan, terbakar pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Rumah tersebut diketahui milik Arya binti Bedurahim (60), seorang petani. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun Api dengan cepat melalap bangunan rumah berukuran sekitar 8 x 10 meter persegi. Selain menghanguskan rumah, kobaran api juga mengakibatkan dua unit sepeda motor serta sejumlah perabot rumah tangga ikut terbakar. kerugian materi diperkirakan mencapai Rp250 juta. Saksi mata, Budiman (55) dan Jasmani (65), melihat asap tebal dan api membesar dari rumah korban. Warga kemudian Warga kemudian berusaha memadamkan api, namun kobaran semakin besar. Sekitar pukul 17.45 WIB, api berhasil dipadamkan oleh warga dan petugas Pemadam Kebakaran Bengkulu Selatan yang datang dari Kota Manna, dibantu personel Polsek Kedurang Ilir, bhabinsa, dan masyarakat sekitar. Dugaan Penyebab Kebakaran akibat korsleting listrik di kamar depan rumah korban.

Kapolsek Kedurang Ilir menyampaikan bahwa pihaknya bersama warga dan PBK Bengkulu Selatan bergerak cepat untuk memastikan api tidak merembet ke rumah lain. Selain itu, aparat kepolisian juga lain. Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan penyelidikan, berkoordinasi dengan Camat dan Pemerintah Desa Limus, serta menghubungi unit identifikasi Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan.
.“Kami bersama petugas PBK Bengkulu Selatan dan warga bergerak cepat untuk mengendalikan api. Sinergi ini memastikan kebakaran tidak meluas,” ujar Kapolsek Kedurang Ilir.

Masyarakat Kecamatan Kedurang Ilir dan Kedurang berharap adanya mobil pemadam kebakaran khusus di wilayah Kedurang. Pasalnya, jarak dari Kota Manna ke Kedurang cukup jauh sehingga penanganan kebakaran sering terkendala waktu. Kehadiran unit pemadam di wilayah ini dinilai sangat penting untuk mempercepat respon darurat dan meminalisir kerugian. (dz)























































