BENGKULU SELATAN-Deringbengkulu.Com— Salah seorang warga perwakilan masyarakat Bengkulu Selatan resmi melaporkan pelaksanaan proyek pembangunan pengaman tebing (talut) Jembatan Bengkenang, Desa Tanjung Besar, kepada Kasatker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Bengkulu. Proyek yang tidak terlihat papan informasi ini di perkirakan bersumber dari APBN ini dinilai dikerjakan secara asal-asalan dan berpotensi merugikan keuangan negara.17/07/2026.
Pelapor menyoroti dua kejanggalan utama dalam pekerjaan fisik di lapangan. Pertama, pihak kontraktor diduga menggunakan material ilegal yang tidak bersumber dari galian berizin resmi. Kedua, metode pengerjaan dinilai menyalahi spesifikasi teknis karena hanya menempelkan atau melapis material baru di atas bekas bangunan lama, bukan melakukan pembongkaran total.
Salah satu perwakilan warga,yang nama enggan di publis, menyatakan bahwa tindakan tersebut sangat membahayakan konstruksi. “Pondasi lama sudah rapuh dan digerus air. Kalau batu yang baru hanya ditempel di atasnya tanpa cor dasar yang kuat, talut pasti akan mudah ambrol saat debit air sungai naik,” ujarnya.
Selain masalah teknis, warga juga geram lantaran proyek tersebut minim transparansi. Proyek ini sempat disebut sebagai “proyek siluman” karena tidak adanya papan nama informasi proyek di lokasi sejak awal pekerjaan dimulai. Hal ini melanggar kewajiban keterbukaan informasi publik dan menyulitkan masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan namun sampai sekarang belum ada tanggapan atau pun tidak serius dari pihak balai bpjn bengkulu.
Di lihat dari pekerjaan tidak terlihat papan informasi dan di duga ada gunakan material ilegal serta melapis pondasi lama,nampak disini kurang nya pengawasan dari pihak balai atau PPK yang membidangi.
Menanggapi laporan tersebut, perwakilan warga berharap Kasatker BPJN Provinsi Bengkulu segera menurunkan tim inspeksi ke lapangan. Warga mendesak agar pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi dibongkar ulang dan meminta pelaksana proyek diberikan sanksi tegas demi menjamin kualitas bangunan publik yang tahan lama.(Zal.s)
























































