Home Hukum & Kriminal Tenaga Medis Puskesmas, Keluhkan Pemotongan Dana BOK dan JKN

Tenaga Medis Puskesmas, Keluhkan Pemotongan Dana BOK dan JKN

0
SHARE

BENGKULU SELATAN – Tenaga medis atau petugas kesehatan beberapa Puskesmas di Kabupaten Bengkulu Selatan, keluhkan pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Informasi yang berhasil dihimpun dari salah seorang tenaga medis di salah satu Puskesmas yang tidak mau namanya disebutkan saat dikonfirmasi via seluler oleh awak media menuturkan, mengakui, adanya pemotongan dana BOK untuk setiap tenaga medis perkegiatan pada setiap bulannya.

“Setiap kegiatan dari dana BOK kami seharusnya menerima 75ribu per kegiatan, misalkan 10 kali kami harusnya menerima 750ribu, tapi karena tiap kegiatan dipotong 15ribu, jadi kami hanya menerima 600ribu perkegiatan,” beber dia, Rabu (04/01/2023).

Ditambahkannya, selain itu juga ada dana kapitasi JKN, yang mana dana tersebut dibayar untuk para tenaga medis dari pihak BPJS membayar JKN sesuai dengan jumlah peserta BPJS, KIS dan Askes yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas. Juga sangat sayangkan, dalam penyalurannya juga dilakukan pemotongan dengan dalih untuk pelaksanaan akreditasi.

“JKN begitu juga, kami juga dipotong 50ribu, paling-paling persiapan akreditasi. Sebenarnya kami sepakat tidak sepakat, karena namanya bawahan harus menerima, sebab itulah keputusan,” pungkasnya. (GAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here