BENGKULU SELATAN – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh para Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Bengkulu Selatan, yang digelar di sebuah hotel di Kota Bengkulu, kini diselimuti dugaan adanya praktik “uang cashback”.
Informasi tersebut muncul dari sejumlah sumber yang menyebutkan adanya indikasi pengembalian dana atau cashback dari total anggaran kegiatan.
Dugaan itu berkaitan dengan biaya akomodasi, konsumsi, hingga penyelenggaraan acara yang dinilai tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukan.
“Bimtek ini memang penting untuk meningkatkan kapasitas anggota BPD. Tetapi sangat disayangkan kalau benar ada praktik cashback di balik kegiatan ini. Anggaran negara harus dikelola transparan dan akuntabel,” ungkap narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Menanggapi isu ini, Penggiat Anti Korupsi Bengkulu Selatan Z. Amri, mengungkapkan, pihaknya akan mencoba menelusuri informasi tersebut, jika benar, pihaknya akan melaporkan dugaan tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
“Kita akan mencoba klarifikasi dari panitia pelaksana maupun pihak yang terlibat. Kalau benar ada temuan praktik yang tidak sesuai aturan, tentu akan kita buat laporan kepada APH. Sebab, anggaran kegiatan Bimtek harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujar Amri.
Menurutnya, isu dugaan cashback bukan hal sepele karena berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat.
“Prinsipnya setiap kegiatan yang menggunakan dana desa maupun anggaran Pemerintah wajib dikelola dengan asas transparansi dan akuntabilitas. Kalau memang ada indikasi penyimpangan, pihak terkait misalnya Inspektorat, harus siap melakukan audit dan investigasi,” tegasnya.
Dirinya berharap agar aparat terkait juga benar-benar serius menindaklanjuti dugaan ini, sehingga program Bimtek yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas kinerja BPD tidak justru dicoreng oleh praktik-praktik yang merugikan keuangan negara.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi kepada pihak panitia pelaksana terkait dugaan adanya uang cashback tersebut sedang diupayakan. (irc)

















































